Kalau mau copy paste tulisan di blog ini mohon minta ijin dan menyertakan link penulis

Minggu, 07 Agustus 2016

AKURASI LAB GEMOLOGI = OPINI atau FAKTA???

IGLO

Oleh: ÒNO BAWONÓ·SUNDAY, AUGUST 7, 2016

Saya sebagai Wakil Ketua IGLO selalu berusaha untuk menjembatani “konflik” lab dan pelanggannya, klo ada kritik dari pelanggan sebisa mungkin akan saya sampaikan kepada lab ybs, karena saya adalah admin dari grup BBM “Gems Lab” yang beranggotakan 16 Gemologist dari berbagai lab di Indonesia. Begitu juga saat para Gemologist” tersebut memiliki sebuah keputusan bersama, maka saya yang menyampaikan melalui media sosial. Hal ini bukan untuk mencari muka, namun semata-mata untuk menjaga sinergitas antara Lab dan pelanggannya.

jika kita berbicara mengenai akurasi sebuah produk lab, maka kita berbicara mengenai SDM dan kelengkapan alat, dimana keduanya saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Gemologist yang baik takkan dapat bekerja tanpa alat, dan alat secanggih apapun takkan berguna tanpa operator yang mumpuni.

Menurut pengalaman saya, perbedaan pendapat antara lab dan pelanggannya, 90% karena hasil lab tidak menguntungkan pelanggan, dan 10% karena ketidaktahuan. Lalu siapa yang patut dipersalahkan??? Menurut saya kesalahan bisa terjadi di kedua belah pihak, tidak dapat dipastikan bahwa lab selalu benar, Gemologist jg manusia yang memiliki keterbatasan, baik keterbatasan fisik karena kelelahan maupun keterbatasan ilmu pengetahuan yang terus berkembang setiap waktu.. Disisi lain kesalahan juga sangat mungkin terjadi pada pelanggannya, baik itu disengaja maupun tidak.

Hal yang sering terjadi.. para pelanggan yang tidak puas ini langsung mempublikasi bahwa lab A Goblok, Lab B Tolol, dst.. dan menggunakan argumen produk lab lain yang mendukung opininya. Menurut saya, alangkah baiknya perbedaan” itu didiskusikan dengan lab ybs, jika anda tidak setuju kemukakan pendapat anda, dan lakukan pembuktian terbalik, saya kira lab terbuka untuk hal itu ( tp dengan cara yang baik yaa ), hal ini bukan hanya sekedar saran, namun sudah pernah saya lakukan dengan 2 lab dan alhamdulillah lab bisa menerima argumen saya sehingga merubah hasil dari produk labnya. Akan menjadi lucu jika anda menggunakan produk lab lain yang mendukung opini anda, sedangkan anda sendiri tidak tahu mana yang benar, tp anda berani berdebat.. apakah anda cek RI.nya?, apakah anda cek SG.nya?, apakah anda melakukan pengamatan visual dibawah mikroskop? dll.. kebanyakan dari pelanggan hanya melakukan pengamatan menggunakan Loupe dan dengan parameter keilmuan non ilmiah. Makanya dari dulu saya selalu menekankan pentingnya edukasi, percayalah ilmu yang anda pelajari tidak mubazir.

Di grup BBM “Gems Lab” saya juga selalu mendorong teman2 Gemologist untuk melakukan penelitian bersama untuk melahirkan kesepakatan bersama, ini penting untuk kesamaan persepsi dan standarisasi keilmuan, karena bagaimanapun ilmu berkembang seiring waktu dan “Maling” selalu one step ahead. hehehe....

Jadi apakah Akurasi Lab Gemologi = Opini atau Fakta???

Jawaban menurut saya : OPINI... Opini yang berdasarkan pengetahuan sang Gemologist dan kelengkapan alat yang dimilikinya pada saat itu, kita sependapatpun tidak menjadikannya sebagai sebuah Fakta..

Bagaimana menurut teman2...???

Rabu, 22 Juni 2016

"IGLO anti mainstream...???" by Ono Bawono

Gerakan Nasional Cinta Batu Mulia
Gerakan Nasional Cinta Batu Mulia
"IGLO anti mainstream...???"
Pertanyaan ini sering diutarakan para gemslover yg saya temui di bbrp event, kemudian saya balik bertanya mainstream seperti apakah yang dimaksud? Ternyata dalam bahasa gamblangnya mereka ingin mengatakan bahwa IGLO tidak mendukung kemajuan batu dari Indonesia (akik).
IGLO = Indonesia Gems Lover atau Perkumpulan Pecinta Batu Mulia di Indonesia, bukan Indonesian Gems Lover atau Perkumpulan Pecinta Batu Mulia dari Indonesia.
Pilihan apakah anda suka Akik atau Permata mutlak berada ditangan anggota, kami hanya memfasilitasi mereka dengan sebuah wadah.
Saya jelaskan bahwa IGLO sebagai komunitas tidak terjun dalam dunia jual-beli batu mulia, yg terlibat adalah kami para anggotanya. Keberadaan IGLO untuk menjadikan para penggemar "Melek" tentang batu mulia dengan cara memberikan edukasi2 di berbagai kesempatan.
Kami berusaha memberikan materi edukasi secara berimbang, obyektif bukan subyektif dan tanpa menjelekkan satu dan lain pihak.

Say No To Origin
say no to originadalah salah satu kampanye edukasi kami, kampanye ini bertujuan untuk menitikberatkan pemilihan batu mulia berdasarkan kualitasnya, bukan negara asalnya. Anda terlalu naif jika mengatakan wanita Indonesia cantik semua, atau lebih cantik dari wanita negara lain.
Indonesia bukan hanya Akik, dan Akik tidak hanya terdapat di Indonesia, dunia terlalu luas untuk pemikiran sempit anda..
Jika anda memang merasa pejuang batu nasional, kenapa nggak mempromosikan Berlian Kalimantan?? Apa karena bukan Akik? Berarti masalahnya adalah Akik atau bukan Akik, bukan Nasional atau Internasional tho... Be smart guys...!!!





Gerakan Nasional Indonesia Cinta batu Mulia
Adalah sebuah ajakan mencintai batu mulia dari sisi keindahannya, dari sisi sainsnya, dll, sampai nantinya bisa menentukan brp harga yg pantas untuk batu itu, ga peduli akik, permata, precious, semi precious atau apapun namanya.
Peribahasa mengatakan Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta.
Rasa sayang akan menggiring kita untuk lebih mengenal sesuatu, akan merangsang kita untuk belajar lebih jauh sampai akhirnya bisa membandingkan mana cinta yang tulus dan mana yang modus.
Jika anda pedagang batu mulia, jadilah pedagang yang bermartabat, jangan membohongi konsumen. Berdagang memang harus untung, namun jangan merugikan Pembeli anda.
Harga hampir pasti berbanding lurus dengan kualitas, jika harga berbanding terbalik dengan kualitas maka ini mengindikasikan terjadinya anomali dan kami disini berusaha mencegah agar hal itu tidak terjadi. 
Maka mulailah mengenali batu mulia, agar anda tidak salah dalam meminang batu mulia pilihan anda..!!!

Jogja, Juni 2016
Sekjend IGLO

Ono Bawono

Kamis, 21 April 2016

Batu Pirus Biru Memikat Mata

batu pirus persia
Batu Pirus dari dulu sebelum booming batu, saat booming batu, dan saat ini setelah booming batu mulia tetap menjadi idola para penggemar batu aji. Warna biru batu ini memang memikat mata. Pirus adalah batu semi mulia atau sebutan kerennya "Semi-Precious". Kekerasan batu ini sekitar 6 dalam skala mohs. Batu ini tidak berkilau seperti batu-batu permata. Pirus juga tidak tembus atau opaque. Namun begitu, batu Pirus menjadi salah satu jenis batu mulia yang sangat dicari. kekuatannya berada pada pola dan warna batu. 
natural turquoise
Warna batu Pirus bermacam-macam, mulai dari Putih, hitam, Hijau, dan Biru. Batu Pirus dengan warna Biru dan Hijau menjadi favorite. Terutama biru panci zaman dulu. Selain itu, ada juga pirus dengan urat logam putih silver dan kuning keemasan. Inilah ke-khas-an batu Pirus yang menjadi daya tarik kuat bagi penggemar batu.  
pirus biru persia
Batu Pirus berasal dari beberapa negara. Pirus yang banyak dicari adalah batu pirus dari Persia. Biasanya berwana Biru dan Hijau. Akhir-akhir ini rekan2 dari Magelo Makasar Gems Lover menemukan batu Pirus asli dari daerah Sulawesi dengan warna keputihan dengan coraknya yang cantik-cantik. Kalau belum punya batu Pirus berarti koleksi batu anda belum lengkap! Segera dapatkan batu Pirus di toko batu batumuliacrystal.com.

Senin, 14 Maret 2016

Apakah Safir warna Orangish Pink dengan treatmen Beryllium bisa disebut sebagai Padparadscha?

padparadscha sapphire
Belakangan ini banyak beredar batu Safir dengan warna Orangish Pink yang biasa disebut sebagai Padparadscha. Harganya lumayan murah ketika dilogika dengan cerita mengenai batu langka ini. Padparadcha merupakan salah satu varian batu safir corundum yang cukup langka dan menjadi incaran para kolektor. Oleh karena itu agak aneh ketika batu ini banyak beredar dengan harga murah. Beberapa batu jenis ini yang ditemui di pasar sudah disertai memo dari beberapa lab batu mulia ternama.  Ada juga safir dengan warna orange atau warna pink saja pada memo diidentifikasi sebagai safir padparadcha. 
Saat dilihat lebih detail memo-memo itu, ternyata kebanyakan terindikasi Heat dengan beryllium diffusion, lambang di memo atau sertifikat biasa disingkat dengan H-be, Be, atau Beryllium. Setelah melihat hal ini, rasa ragu terhadap nama "Padparadscha" yang tersemat di memo lab itu menjadi lebih kuat. Bagi saya sendiri dan beberapa kawan pecinta batu mulia di Jogja, safir dengan warna padparadcha dengan treatment beryllium tidak bisa disebut sebagai "Safir Padparadscha!" Mungkin lab-lab batumulia itu mempunyai standar tersendiri dan semoga bukan karena independensi yang tergusur karena desakan pasar. 
Sekarang saya akan lempar judul artikel ini kepada pembaca dan penghobi batumulia Indonesia karena saya bukanlah apa-apa di dunia batu mulia Indonesia. Apakah Apakah Safir warna Orangish Pink dengan treatmen Berylium bisa disebut sebagai Padparadscha? 

Kamis, 18 Februari 2016

Wisata Pengasahan dan Pemrosesan Berlian Modern dan Canggih di Bandung

pengolahan berlian

Sudah ada tempat pemotongan dan pengasahan batu Intan di Indonesia dengan kwalitas internsional. Tempat istimewa bagi para pecinta batumulia ini ada di kota Bandung. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil batu Intan sebelum ada tempat ini belum memiliki tempat pengasahan berlian dengan alat modern dan canggih.Tempat ini menjadi satu-satunya di Indonesia dengan pekerja profesional dan alat-alat terkomputerisasi sehingga mampu menghasilkan kesempurnaan potongan suatu Berlian. Kalau dulu untuk mendapatkan kwalitas asahan batu yang sangat presisi dan rapi harus jauh-jauh ke Belanda atau India sekarang cukup pergi ke Bandung.

Lebih istimewa karena tempat ini memang dibuka untuk umum sebagai tempat wisata dan edukasi tentang pengolahan batumulia mulai dari bahan mentah sampai terpasang di perhiasan. Tiket masuknya seharga Rp 50.000 per orang. Tiket ini juga berfungsi sebagai voucher untuk mendapatkan potongan harga perhiasan yang di jual di showroom penjualan. Kalau tidak ingin beli berlian, juga dapat ditukar dengan minuman atau makanan di resto.

alat pengasah intan canggih

Tempat pengolahan batu permata modern pertama ini berlokasi di Dago Atas, Kompleks Citra Green Blok N No-1-10. Tepatnya di kompleks Cipta Green Dago, Blok N 1-10, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Sangat mudah mencarinya tinggal mengikuti jalan Dago sampai ke Terminal Dago belok kiri terus sampai ke jalan Komplek Cipta Green Dago. Kalau sudah melihat tanda INDO WISATA PERMATA berarti anda sudah sampai. 

alat pengasah batu intan

Tempat ini disebut sebagai Indo Permata Wisata, yang khusus dibangun sebagai tempat edukasi bagi orang-orang yang ingin mengenal cara pemrosesan batu Intan. Alat-alat yang digunakan berstandar internasional dengan proses komputerisasi dan pemotongan batu berlian menggunakan laser. Para pekerja yang menggunakan alat-alat ini untuk saat ini masih berasal dari luar negri kebanyakan dari India, karena SDM dari Indonesia sedang dilatih diluar negri. Kelak orang-orang Indonesia yang sudah mahir akan menggantikan para pekerja profesional pemotong batu berlian.

pengasahan batu dengan laser

Seperti yang terjadi dua tahun belakangan 2014 dan 2015, penggemar batu permata di Indonesia meningkat drastis. Tentunya pasar batumulia di Indonesia akan menjadi pasar yang sangat menjanjikan. Hal ini juga di dukung dengan banyaknya penemuan-penemuan jenis batumulia baru yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Kualitas batumulia yang berasal dari Indonesia juga tidak kalah bagus. Cuma untuk pemrosesan menjadi batu permata yang berstandar Internasional kebanyakan masih menggunakan alat yang sederhana dan tradisional karena terbentur oleh mahalnya membuat SDM Indonesia dan alat-alat canggih berstandar Internasional. Tempat ini saya harap bisa menjadi gerbang pembuka bagi orang-orang Indonesia untuk belajar dan menaikan standar agar mampu bersaing dalam pasar Internasional.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...